Sejarah Pertanian Organik
Tahun 1920,
pakar biologi tanah mulai mengembangkan teori biodinamika biologi tentang ilmu
biologi yang dapat digunakan untuk menanggulangi dampak negatif bahan kimia
tanpa mengurangi hasil produksi pertanian dan teori ini merupakan versi awal
pertanian organik.
Tahun
1930, pakar botani Sir Albert Howard dan istrinya mengembangkan pertanian
organik berdasarkan latar belakang pendidikan, pengetahuan tentang biodinamika
dan pengalaman mereka mengenai metode pertanian tradisonal.
Di negara berkembang, produsen
pertanian masih menggunakan prinsip tradisional setara pertanian organik namun
tidak bersetifikat dan mengikuti perkembangan ilmiah pertanian organik.
Sehingga petani tradisional dapat berpindah dengan mudah ke pertanian organik
karena alasan ekonomi.
Show
0 Comments
prev

